Welcome

Selamat datang parents...

Dearest Smart Mommies and Daddies..
Alhamdulillah Kineta sudah berjalan kurang lebih 2 tahun ... dengan suka cita dan kasih yang tulus, berupaya memberikan layanan sebagai solusi pintar bagi smart parents tentunya..

Kineta merupakan rental perlengkapan bayi yang berlokasi di Bogor. Namun saat ini, selain memberikan layanan rental perlengkapan bayi, kami juga menjual perlengkapan bayi second dengan kondisi yang baik dan juga menjual ex-gift dengan harga miring. :)


* Rental Perlengkapan Bayi

Menanti sang buah hati merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap parents, dan sudah tentu kita ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati kita nanti. Dalam merawat sang buah hati, kita memerlukan perlengkapan yang baik dan memadai bagi kenyamanan sang buah hati, sehingga ia dapat tumbuh dan berkembang baik secara psikis dan motorik.

Kami memperkenalkan rental perlengkapan bayi untuk buah hati Anda. Karena saat ini harga-harga perlengkapan bayi cukup mahal dan hanya dipakai dalam periode tertentu saja, serta space yang dibutuhkan untuk penyimpanan memakan tempat, dengan menyewanya merupakan solusi pintar parents untuk buah hati Anda.

Sebagai informasi, barang-barang yang kami sewakan dalam kondisi baik, bersih dan tentunya steril karena kami melakukan sterilisasi khusus sebelum barang akan disewakan. Smart solutions bukan ??



* Jual Second & Ex-Gift
Jika parents bermaksud untuk memiliki barang-barang perlengkapan bayi dengan harga miring, namun masih dengan kondisi layak dan bersih, atau ingin memberikan kado kepada kolega yang sedang melahirkan, kami menyediakan beberapa pilihan yang bisa menjadi smart solutions. Ex Gift yang masih baik dan layak (masih tersegel) bisa jadi alternatif. Tidak perlu khawatir parents..karena barang-barang tersebut berkualitas dan bersih tentunya.





Salam hangat untuk buah hati Anda....
Kineta



Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]





Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]










==========================================================






Wednesday, August 24, 2011

Balita Tak Mau Berbagi dan Cara Mengatasinya

Posted by kineta baby's smart solutions at 6:37 AM
‎​“Berbagi” dalam bahasan ini adalah menggunakan atau menikmati sesuatu bersama orang lain. Untuk beberapa anak, mudah saja melakukannya. Namun bagi anak balita umumnya, berbagi memang sulit. Dalam buku “What to Expect: The Toddler Years,” disebutkan  bahwa anak balita tidak mengerti perbedaan antara berbagi suatu benda dengan menyerahkan kepemilikan atas benda tersebut. Si balita takut temannya tidak mengembalikan mainannya. Ketakutan ini mereka tunjukkan dengan merebut, memukul, berteriak, atau tindakan buruk lainnya hingga ia bisa mendapatkan kembali benda tersebut.  

Susanne Ayers Denham, psikolog perkembangan di situs www.babycenter.com, menyatakan bahwa saat anak balita menolak untuk berbagi mainan favoritnya, dia tidak sepenuhnya  egois. Apa yang dilakukannya itu wajar untuk anak usia ini.  Perhatikan saja saat anak bermain dengan teman-teman sebayanya. Dia bukan satu-satunya anak yang mengambil paksa mainannya. Belajar berbagi memang sulit bagi sebagian anak, tetapi pada akhirnya setiap anak akan belajar bahwa berbagi itu penting sebagai sarana menjalin pertemanan dan diterima dalam suatu komunitas atau kelompok.

Apa yang sebaiknya orang tua lakukan? Jeli melihat setiap situasi sebagai kesempatan mengajari anak untuk berbagi. Ingatkan pula anak untuk belajar dari apa yang dilihatnya, beri dia contoh atau katakan langsung seperti apa tindakan berbagi itu. Misalnya, saat Anda sedang bersamanya di meja makan, katakan padanya, “Makanan ini enak, lho. Bunda ingin membagi makanan ini denganmu. Mau nggak?” Di lain kesempatan, jika Anda melihat anak ingin berbagi dengan Anda,  hargai upayanya dan tunjukkan perasaan suka Anda padanya. Balita akan bersemangat mengulangi tindakannya yang membuat Anda sangat bahagia itu.

Beberapa aktivitas menyenangkan ini  bisa membantu Anda mengajarkan berbagi pada anak.

Mainan bergilir. Konsep bermain dengan suatu benda secara bergiliran lebih mudah dipahami anak balita daripada konsep berbagi mainan. Gunakan timer dan pasang dalam waktu singkat, misalnya 1-2 menit. Biarkan balita bermain suatu benda secara giliran dengan temannya. Dia akan membiarkan temannya bermain dengan benda tersebut karena dia tahu bahwa benda itu akan kembali padanya setelah waktu bermain temannya itu habis. Jangan lupa  memuji anak, misalnya dengan mengatakan, “Wah, baik sekali kamu meminjamkan Nia bonekamu.” Jika tidak ada orang lain, jadikan diri Anda sebagai teman berbagi untuknya.  

Bermain peran. Tunjukkan pada anak bahwa dengan mau berbagi dia mendapatkan jalinan pertemanan yang erat dan menyenangkan.  


Dokter-dokteran. Ajak salah satu teman anak untuk bermain bersamanya. Jadikan boneka sebagai pasien yang harus dibawa ke rumah sakit. Minta si kecil berperan sebagai ibu si pasien untuk memberikan bonekanya  pada temannya yang berperan sebagai dokter untuk diperiksa. Setelah selesai, minta temannya memberikan kembali boneka pada anak.  

Bengkel mobil. Bila mainannya berupa mobil-mobilan, katakan pada anak jika mainannya ada kerusakan dan harus dibawa ke bengkel; minta dia memberikan mobilnya pada temannya yang berperan sebagai mekanik untuk dibetulkan. Setelah selesai, minta temannya untuk memberikan kembali mobil-mobilan itu pada si kecil.  

Play date. Anak sering berkesempatan bermain bersama teman sebayanya akan banyak belajar tentang manfaat berbagi. Rancanglah play date, yakni kegiatan bermain bersama di suatu tempat yang sudah ditentukan. Waktunya jangan terlalu lama. Biarkan anak asyik bermain bersama teman-temannya. Awasi mereka dalam jarak tertentu.  

Bermain di playground. Jadwalkan kunjungan rutin ke sebuah taman atau playground. Mainan-mainan di sana merupakan milik bersama sehingga situasinya mendukung anak untuk belajar berbagi. Namun jikakondisinya berubah, misalnya anak berebut mainan dengan anak lain, alihkan perhatiannya pada hal lain atau mengajaknya pulang. –bisa didrop

Menginap di tempat saudara. Sesekali, ajak anak menginap di rumah salah satu sepupunya yang sebaya. Balita berkesempatan belajar berbagi, misalnya berbagi makanan, mainan atau buku yang dia bawa dengan benda serupa milik sepupunya. Jika mungkin, biarkan mereka tidur satu tempat tidur.

Pinjam mainan atau buku. Setiap anak memiliki mainan yang sangat spesial  dan ia tak ingin meminjamkannya pada orang lain. Jika Anda ingin mengajari anak berbagi dengan cara pinjam meminjam mainan atau buku dengan anak tetangga, pisahkan dahulu mainan spesial balita dalam sebuah kotak atau lemari tertutup sebelum temannya datang. Katakan pada anak  bahwa mainan dalam kotak adalah mainan yang tidak ingin dia pinjamkan pada temannya. Sebaliknya, mainan di luar kotak adalah mainan yang anak tak keberatan  meminjamkannya pada teman.    

Peduli Musibah. Anak bisa belajar memberi perhatian dan berbagi pada orang lain ketika Anda mengajaknya berpartisipasi membantu masyarakat yang tertimpa musibah dengan, misalnya:  


Menyumbangkan sebagian uang jajan atau uang pemberian orang (angpao), baju, baju seragam atau buku bekas layak pakai, alat tulis, serta mainan yang bersifat mendidik pada beberapa badan atau yayasan amal.

Mengikutsertakan anak saat membagikan sumbangan tersebut, jika kondisi memungkinkan. Selain bisa  merangsang kepekaan si kecil dalam menghayati dan  memahami perasaan orang lain yang tertimpa  musibah, Anda juga dapat menjelaskan dan mengajarkan padanya bagaimana sebaiknya ia bersikap kala menghadapi orang yang sedang tertimpa musibah. 

Dikutip dari : www.ayahbunda.co.id

0 comments:

Related Posts with Thumbnails

Info Selingan

 

kineta rental perlengkapan bayi Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Editng by Jasa SEO