Welcome

Selamat datang parents...

Dearest Smart Mommies and Daddies..
Alhamdulillah Kineta sudah berjalan kurang lebih 2 tahun ... dengan suka cita dan kasih yang tulus, berupaya memberikan layanan sebagai solusi pintar bagi smart parents tentunya..

Kineta merupakan rental perlengkapan bayi yang berlokasi di Bogor. Namun saat ini, selain memberikan layanan rental perlengkapan bayi, kami juga menjual perlengkapan bayi second dengan kondisi yang baik dan juga menjual ex-gift dengan harga miring. :)


* Rental Perlengkapan Bayi

Menanti sang buah hati merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap parents, dan sudah tentu kita ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati kita nanti. Dalam merawat sang buah hati, kita memerlukan perlengkapan yang baik dan memadai bagi kenyamanan sang buah hati, sehingga ia dapat tumbuh dan berkembang baik secara psikis dan motorik.

Kami memperkenalkan rental perlengkapan bayi untuk buah hati Anda. Karena saat ini harga-harga perlengkapan bayi cukup mahal dan hanya dipakai dalam periode tertentu saja, serta space yang dibutuhkan untuk penyimpanan memakan tempat, dengan menyewanya merupakan solusi pintar parents untuk buah hati Anda.

Sebagai informasi, barang-barang yang kami sewakan dalam kondisi baik, bersih dan tentunya steril karena kami melakukan sterilisasi khusus sebelum barang akan disewakan. Smart solutions bukan ??



* Jual Second & Ex-Gift
Jika parents bermaksud untuk memiliki barang-barang perlengkapan bayi dengan harga miring, namun masih dengan kondisi layak dan bersih, atau ingin memberikan kado kepada kolega yang sedang melahirkan, kami menyediakan beberapa pilihan yang bisa menjadi smart solutions. Ex Gift yang masih baik dan layak (masih tersegel) bisa jadi alternatif. Tidak perlu khawatir parents..karena barang-barang tersebut berkualitas dan bersih tentunya.





Salam hangat untuk buah hati Anda....
Kineta



Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]





Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]










==========================================================






Thursday, October 15, 2009

Checklist Barang untuk Persiapan Kelahiran

Posted by kineta baby's smart solutions at 7:21 PM 1 comments Links to this post
Dari pengalaman saya dan mungkin sebagian besar moms, detik2 menjelang persalinan kita sudah ga sempat lagi memikirkan apa saja yang harus dibawa ke rumah bersalin untuk "perbekalan". Yang ada kita sedang berkonsentrasi sama rasa "nikmat" yang sedang kita alami alias kontraksi. Ga salah kiranya kalau kita mengantisipasi dengan mempersiapkan ini dan itunya untuk dibawa ke rumah bersalin selama kelahiran agar terhindar dari kemungkinan kebutuhan yang tertinggal.

Berikut ini checklist barang untuk persiapan kelahiran bayi baru untuk mempermudah kita selama kelahiran dan ketika membawa bayi ke rumah. Jika ada kekurangan mohon untuk ditambahkan dengan menulisnya di bagian comment dibawah ini.

* Untuk Moms
Kartu Kesehatan
KTP / Kartu Pengenalan
Handphone
Baju/Blouses
Kain Batik
Baju/Celana Dalam
Skaf Kepala
Peralatan Mandi (Pencuci Muka, Sikat Gigi, Odol)
Majalah/Buku
Handuk Mandi
Maternity Pad/Pad Biasa
Handuk Muka
Sandal
Kamera (Bapak/Suami yang membawa)
Minyak Angin
Makanan/Minuman (Air Masak/Susu, Buah-buahan, Biskut, Roti)
Termos Air Panas
Tas Plastik
Sweater
Breast Pad
Nursing Bra

* Untuk Bayi
Baby Diapers
Baju
Popok
Topi
Minyak Telon
Baby Wipes/Wet Tissue
Handuk Mandi
Stokin/Sarung Tangan Bayi
Peralatan Mandi
Peralatan merawat tali pusat (jika belum puput pusar)
Selimut

Mengapa Ibu Hamil Sering Susah Buang Air Besar?

Posted by kineta baby's smart solutions at 7:18 PM 0 comments Links to this post
Banyak ibu-ibu yang sedang hamil mengeluh susah buang air besar/Konstipasi. Apakah ini normal? atau ada hubungannya dengan kehamilannya. Padahal biasanya lancar-lancar aja. Mau minum obat-obatan kuatir dengan kondisi janinnya.

Memang pada ibu hamil kebanyakan akan terjadi gangguan pada pencernaannya yaitu susah buang air besar atau konstipasi, hal ini tidak perlu dikhawatirkan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila meminum sembarang obat-obatan yang mempunyai potensi untuk mengganggu perkembangan janin terutama pada saat usia kandungan antara 1-3 bulan dimana pada tahap ini terjadi pembentukan organ-organ. Pada ibu hamil kerapkali terjadi konstipasi karena pada waktu hamil terjadi peningkatan kadar hormon progesteron dan hormon ini menyebabkan terjadinya relaksasi otot (otot mengendur) sehingga kerja usus jadi tidak bagus. Kemudian pada tahap kehamilan menginjak usia 6-9 bulan saat perut ibu ini sudah tambah membesar masalah konstipasi ini jadi semakin sering karena rahim yang membesar akan lebih banyak menekan daerah perut. Tetapi dari semuanya itu yang perlu digaris bawahi adalah masalah ini jarang menimbulkan masalah besar baik bagi ibu maupun janinnya. Ada beberapa tips ringan untuk membantu meringankan masalah ini.

Beberapa diantaranya yaitu dengan meminum air putih yang cukup antara 6-8 gelas sehari. Kemudian juga dengan memperbanyak konsumsi makanan yang berserat tinggi contohnya buah dan sayur. Untuk buah yang paling bagus adalah pepaya karena buah ini mempunyai peran sebagai pencahar alami. Perlu juga olah raga ringan yang teratur seperti joging untuk memperlancar pencernaan. Bila masih ada permasalahan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anda.

sumber : http://kolomkesehatan.blogspot.com/

Lama Waktu Bayi Tidur

Posted by kineta baby's smart solutions at 7:10 PM 0 comments Links to this post

Mungkin kita sebagai ibu baru kadang sering tidak tahu mengenai lama waktu tidur bayi kita. "jangan2 dia kekurangan tidur" ... "jangan2 dia tidur terlalu banyak lagih "..

Hampir semua bayi akan bangun pada malam hari dan itu merupakan siklus tidur normalnya. Setiap malam, orang tuanya terganggu dengan terbangunnya si kecil dengan nangisnya dan sebagai orang tua akan selalu berusaha menidurkan dia kembali. Tetapi perlu diketahui jumlah waktu tidur yang diperlukan oleh bayi.

Bayi yang baru lahir biasanya akan tidur selama sekitar 16-20 jam sehari. Dan seiring dengan bertambahnya umur dia, jumlah waktu tidurnya pun akan berubah, berikut adalah beberapa waktu yang diperlukan oleh si bayi untuk tidur.

Bayi baru lahir: 16 sampai 20 jam per hari
Bayi 3 bulan: 16 sampai 18 jam per hari
Bayi 6 bulan: 15 sampai 16 jam per hari
Bayi 4 bulan: 9 sampai 12 jam ditambah dua nap (2 hingga 3 jam setiap)
Bayi 6 bulan: 11 jam ditambah dua naps (1,5 sampai 2,5 jam setiap)
Bayi 9 bulan: 11 sampai 12 jam ditambah dua nap (1-2 setiap hari)
Bayi 1 tahun: 10 sampai 11 jam ditambah dua nap (1-2 setiap hari)
Bayi 18 bulan: 13 jam plus satu atau dua nap (1-2 setiap hari)
Bayi 2 tahun: 11 sampai 12 jam plus satu nap (2 jam)
Bayi 3 tahun: 10-11 jam plus satu nap (2 jam)
Bayi 4-5 tahun: 10 sampai 12 jam dan biasanya tidak nap.

* nap: tidur pendek

sumber : http://www.f-buzz.com/

Tips Perawatan Payudara Saat Hamil

Posted by kineta baby's smart solutions at 7:04 PM 0 comments Links to this post

Selama kehamilan payudara mengalami perubahan. Yakni lebih kencang. Merawat payudara dengan baik selama hamil akan berdampak pada produksi ASI. Berikut ini adalah tips untuk merawat payudara pada saat hamil, di bagi berdasarkan fase kehamilan.

Umur kehamilan 3 bulan

Periksa puting susu untuk mengetahui apakah puting susu datar atau masuk ke dalam dengan cara memijat dasar puting susu secara perlahan. puting susu yang normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap datar atau masuk kembali ke dalam payudara, maka sejak hamil 3 bulan harus dilakukan perbaikan agar bisa menonjol. Caranya adalah dengan menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari, daerah di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Dilakukan sehari dua kali selama 6 menit.

Usia Kehamilan 6-9 Bulan

Kedua telapak tangan dibasahi dengan minyak kelapa, kemudian puting susu sampai areola mamae (daerah sekitar puting dengan warna lebih gelap) dikompres dengan minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuannya untuk memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada puting susu agar mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dengan alkohol karena dapat menyebabkan puting susu lecet.
Selanjutnya kedua puting susu dipegang lalu ditarik, diputar ke arah dalam clan ke arah luar (berlawanan jarum jam). Pangkal payudara dipegang dengan kedua tangan, lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari. Lalu pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas. Setelah itu, puting susu dibersihkan dengan handuk kering clan bersih.

Pemijatan Payudara

Bersihkan payudara memakai air, lalu pijat memakai minyak. Pemijatan dilakukan dengan kedua tangan, sekeliling payudara diurut memutar search jarum jam can kemudian berbalik arah/ berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari bawah menuju puting, namun putingnya sendiri tak perlu di-massage karena talk berkelenjar. Usai massage, ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung rugs jari.

Senam Teratur

Senam yang bisa dilakukan, posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersedakep). Kemudian tekan kuatkuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga terasa tarikannya pada otot-otot di dasar payudara. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali. Yang kedua, Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang can kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.

Memakai Bra yang Pas

Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara membesar, pakailah bra yang pas dan bisa memegang. Jangan pakai yang terlalu ketat atau longgar, tapi harus benarbenar pas sesuai ukuran payudara saat itu dan dapat menopang perkembangan payudara
Author Profile

klipingku

Other posts by klipingku

Author's web site

Copied from http://www.klipingku.com/

Monday, October 12, 2009

Ngesot yuuuukkkk...

Posted by kineta baby's smart solutions at 6:27 PM 0 comments Links to this post

Udah beberapa hari ini Salma udah belajar merangkak...eh..nggak dink..tepatnya ngesot...gerakan merangkak yang harusnya pake kedua lutut, ini cuman 1 lutut aja yang dipake bertumpu, smntr kaki satunya pake telapak kaki. yang ada jadinya ngesot deh...hehehehe..tapi maju kok n terarah majunya. hari ini aja bisa merangkak kemana2 dengan tidak lupa memanjat anak tangga, meja dan pegangan sama kaki kursi makan...
hadooohhh...lumayan ngeri juga sekarang yaks..hampir aja td toples kaca juga dapet sama salma, untung langsung diamanin...siipp..

Slain ngesot, salma juga udah mulai belajar jalan dengan ditatih.aduhh senengnya liat langkah2 kecil salma yang keliatannya sih semangat dan napusnya..eh, napsunya "membara" banget pengen jalan cepet.namun apa daya kakinya masih pendek jadi jaraknya ya pendek-pendek.kekekekek...tak kenal lelah..tak kenal letih..

Friday, October 9, 2009

Never SHAKE a Baby...!!!

Posted by kineta baby's smart solutions at 8:43 PM 0 comments Links to this post
4 Desember 2007, Jessica Sherwood terpaksa harus melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang ibu.

Pada pukul 2:29 pm Jessica membuat sebuah keputusan yang tepat meskipun sangat sulit yaitu mencopot alat pendukung kehidupan dari tubuh bayi perempuannya yang baru berumur 3 bulan.
Untuk mengenang London Marie yang mungil, saya ingin memulai sedikit cerita untuk diteruskan …
Jessica memiliki sebuah pesan yang saya ingin setiap orang bisa mengetahuinya …

Ini yang dikatakan Jessica:

"Jika Anda memiliki anak-anak, pastikan Anda memperhatikan mereka setiap waktu. Jangan mempercayakan mereka kepada orang yang tidak jelas. Percayalah, saya pikir saya bisa mempercayai Josh…. Tetapi sekarang, yaitu tanggal 4 Desembar 2007 pukul 2:29 AM, bayiku telah pergi…. Bayiku satu-satunya yang sangat kusayangi…. Josh akan membayar hal ini SEUMUR HIDUPNYA, meskipun dia bisa keluar dari penjara, dia pasti akan mati, dan kepada semua temanku yang mengenal London, Saya sangat marah dan kecewa bisa kehilangan bayi perempuanku yang sangat kusayangi. Dia meninggal pada hari ulangtahunnya yang ke tiga bulan.

London mengalami patah/retak pada enam tulang rusuknya, kedua kakinya patah, dan otaknya begitu rusak sehingga meskipun dia bisa selamat, dia akan sama seperti sayuran (keadaan seperti mati, vegetative state).
Oleh karena itu, saya melakukan apa yang tepat dan apa yang terbaik bagi bayiku, … mencabut alat pendukung kehidupannya

Apa yang terjadi pada bayiku adalah apa yang disebut Shaken Baby Sydrome [SBS]"

Bagi Anda yang tidak mengetahui apa itu Shaken Baby Syndrome perhatikan fakta-fakta mengenai hal ini ;

-Mengguncang, menyentak, dan menggoyang bisa menyebabkan pembuluh darah di kepala sobek atau bocor.

Shaken Baby Syndrome adalah mengguncang seorang bayi atau anak kecil pada tangan, kaki atau pundak dengan atau tanpa pengaruh langsung pada kepala.

Trauma ini (SBS) bisa menghasilkan pendarahan dan cedera pada otak tanpa kelihatan tanda-tandanya

Seringkali orang yang kesal ketika menjaga bayi atau anak kecil mengguncang mereka untuk bisa menghentikan tangisan mereka. Mereka merasa hal tersebut tidak berbahaya. Namun, otak dan pembuluh darah seorang bayi amat sangat rapuh terhadap gerakan seperti mengguncang, menyentak, dan menggoyang.

Otot leher dari seorang bayi atau anak kecil sangatlah lemah, kepala bayi relatif berat dan leher tidak bisa mensuport tekanan atau tegangan akibat goncangan atau goyangan

-Mengguncang seorang anak yang masih sangat kecil, dengan atau tanpa pengaruh langsung pada kepala, bisa menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, kelumpuhan syaraf, kehilangan pendengaran, cedera tulang belakang, kejang, hambatan dalam belajar, dan bahkan kematian.

Sangatlah tragis ketika bayi-bayi yang sehat dan normal menderita hal-hal yang telah disebutkan diatas hanya karena hal sederhana, yaitu orang yang menjaga mereka tidak tahu tentang bahaya yang berkaitan dengan Shaken Baby Syndrome

Diperkirakan 1,200 sampai 1,400 kasus Shaken Baby Syndrome (SBS) terjadi setiap tahun di Amerika Serikat.

Hanya 1 dari 4 bayi mati akibat Shaken Baby Syndrome

NAMUN, tiga bayi lainnya memerlukan perhatian medis secara terus menerus selama hidup mereka yang pendek.

Dikopi dari milis sebelah

Wednesday, October 7, 2009

Amankah Daycare untuk si kecil?

Posted by kineta baby's smart solutions at 9:37 PM 0 comments Links to this post

Tempat penitipan anak (Daycare) ternyata tidak selamanya nyaman dan aman untuk kesehatan anak. Para peneliti dari Belanda menyatakan bahwa dari hasil studi merek yang terbaru, 3.600 anak dari usia bayi hingga 8 tahun sangat riskan terkena beberapa penyakit dan yang paling sering dialami adalah sesak nafas dan batuk. Apalagi bagi bayi, mereka yang sudah harus dititipkan di daycare, mempunyai risiko dua kali lebih besar terserang gejala sesak nafas dan batuk pada awal-awal tahun mereka dititipkan.

Sedangkan bagi mereka (penghuni daycare) yang ketika bayi tidak terkena penyakit asma ataupun alergi, akan mulai mengalaminya saat berusia 3 hingga 5 tahun. Dan saat berusia rata-rata 8 tahun, anak yang sudah terkena asma tersebut akan makin sulit mengatasinya. "Kami tidak menemukan bukti kuat adanya perlindungan terhadap penyakit asma, alergi, nafas hiper-responsif bagi anak-anak berusia rata-rata 8 tahun di dalam daycare," ujar Dr. Johan C. de Jongste, Profesor Pernafasan untuk Perdiatrik, Fakultas Kedokteran di Erasmus University Medical Center Belanda, yang memimpin penelitian.

Hal tersebut didukung dengan analisis bahwa 40% kondisi udara di dalam daycare sama kotornya dengan udara di luar gedung. Apalagi jika banyak orang (orang tua atau saudara) yang meski hanya sekedar menengok mereka yang dititipkan, ternyata kemungkinan besar menjadi sumber bibit penyakit. Pertama, mereka membawanya dari dalam diri, jika saat itu mereka sedang sakit. Kedua, membawa kuman dan debu dari luar daycare ke dalam area peneitipan anak.

Penelitian ini sendiri belum memperoleh respon dari beberapa peneliti di Amerika Serikat yang memiliki kondisi populasi dan geografis yang hampir sebanding. Sementara itu, menurut de Jongste, kondisi seperti yang dijelaskan dalam penelitiannya tersebut mungkin bisa lebih parah di negara-negara berkembang dan negara beriklim tropis. Sebab, kondisi iklim tersebut sangat memungkinkan terjadinya musim peralihan (pancaroba) yang memiliki risiko lebih besar dalam penyebaran kuman dan sumber penyakit ke dalam daycare. Maka itu, mulai sekarang, Anda perlu lebih hati-hati!

Copied from http://motherandbaby.co.id/

Berenang dan angkat beban boleh ga ya untuk bumil ?

Posted by kineta baby's smart solutions at 9:25 PM 0 comments Links to this post
Olahraga untuk bumil kadang membuat kita jadi bertanya2..apakah olahraga ini save atau nggak ya ? bukannya pada saat hamil itu masa untuk kita beristirahat ? nanti dulu...ga semua olahraga menjadi pantangan untuk bumil. mgk yang sudah umum olahraga untuk bumil yaitu berjalan dan yoga. nah untuk berenang atau angkat beban itu kira2 gmn ya ?

Berenang ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh bumi. “Ini adalah jenis olahraga ideal selama masa kehamilan,” kata Baron Atkins, MD, dokter kandungan di Arlington Memorial Hospital, Texas. Tidak ada risiko terjatuh dengan posisi perut terhantam sehingga membahayakan bayi Anda. Olahraga renang memberi kebebasan bergerak tanpa tekanan pada sendi-sendi. “Saya merasa sangat ringan di kolam renang. Padahal saya hamil bayi kembar,” kata Sharon Snyder dari San Fransisco, yang sedang hamil empat bulan. Hamil sembilan bulan pun Anda masih tetap bisa berenang, berjalan, beraerobik, dan menari di dalam air.

Yang penting kita harus memperhatikan keamanan Perut. Pilih gaya yang membuat Anda nyaman, tidak menimbulkan sakit di leher, pundak, atau otot punggung. Gaya dada misalnya, sebab Anda tak perlu memutar batang tubuh atau perut. Hati-hati saat masuk ke dalam air. Sebaiknya jangan menyelam atau melompat karena perut akan mengalami tekanan. Hindari kolam yang airnya hangat sekali, steam room, hot tub, dan sauna, karena bisa menimbulkan panas berlebihan.

Untuk angkat beban gimana ? ga kalah juga manfaat bagi tubuh.Angkat beban adalah cara yang baik untuk menyiapkan tubuh mengangkat beban berat kelak setelah bayi Anda lahir. Latihan ini juga mengurangi risiko cidera selama kehamilan dengan menguatkan otot-otot di sekeliling sendi.

Keamanan Perut: Kurangi beban yang biasa Anda angkat hingga setengahnya. Tapi, tingkatkan frekuensinya agar Anda dapat menjaga porsi olahraga yang baik. “Angkat beban yang terlalu berat bisa mengakibatkan otot menjadi tegang, dan tekanan yang berlebihan bisa membahayakan perut,” kata Dr. Atkinds. Seperti halnya saat melakukan yoga, jangan berbaring terlentang saat latihan angkat beban. Begitu Anda menahan napas saat mengangkat beban, segera kurangi jumlah beban. Bernapas secara tidak benar bisa meningkatkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah ke bayi.

Selamat berolahraga moms...

Ungkapan Papah Mamah

Posted by kineta baby's smart solutions at 8:42 PM 0 comments Links to this post

Ide awalnya karena mau ngasih kado buah papah salma tapi yang priceless..timbulah pemikiran untuk ngucapin lewat kertas2 bertuliskan kata2 happy birthday de el el....jadilah pigura dengan beberapa foto bersekat yang akhirnya bisa dibaca Happy Birthday, Salma dan Mamah Sayang Papah...very thoughtful isn't ?

Acara pemotretan pun berjalan alot karena salma lama2 jadi bete berat yang akhirnya tertidur..naaahhh...gara2 tantenya yang pada iseng (Tante Yulin n Tante Iin)..jadilah foto2 dadakan yang ternyata bisa jadi kenang2an salma mungkin di kemudian hari...pemotretan jadi dilanjutin deh...n hasilnya spt contoh ini...

Walaupun belum ngerti arti sayang...*secara usianya baru 2 bulan ooiiii* seru juga kalau diungkapin lewat cara seperti ini...n ini bisa jadi ide buat ngasih kado yang paling tercinta...priceless but thoughtful...

Sunday, October 4, 2009

Merawat Tali Pusat

Posted by kineta baby's smart solutions at 6:30 PM 0 comments Links to this post

Jangan takut, Bu. Si kecil tidak merasakan apa-apa saat Anda menyentuh tali pusatnya. Jadi, rawatlah tali pusat si kecil hingga lepas dengan sendirinya. Bagi Ibu baru, merawat tali pusat merupakan tantangan tersendiri. Biasanya para ibu merasa khawatir karena tekstur tali pusat yang lembek dan terlihat mudah putus. Alhasil, pekerjaan merawat tali pusat ini malah diserahkan kepada orang lain.

Tali pusat atau umbilical cord adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan. Tapi begitu bayi lahir saluran ini tidak diperlukan sehingga harus dipotong dan dijepit atau diikat. Sisa tali pusat yang menempel di perut bayi itu disebut umbilical stump. Bagian inilah yang nanti akan mengering dan akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu seminggu. Namun ada juga yang baru terlepas setelah empat minggu.

Saat akan membersihkan tali pusat, pastikan dulu tangan Anda dalam keadaan bersih. Anda juga tidak perlu ragu-ragu atau merasa takut memegang tali pusat tersebut, karena bayi Anda tidak merasa sakit atau terganggu. Kini, tali pusat tidak lagi harus ditutup dengan kain kasa steril karena ada risiko bisa terjadi infeksi. Selain itu, menurut rekomendasi WHO, membersihkan tali pusat cukup dengan air dan sabun. Jadi penggunaan alkohol tidak lagi dianjurkan. Menurut penelitian, tali pusat yang dibersihkan dengan air dan sabun cenderung lebih cepat puput (lepas) dibandingkan tali pusat yang dibersihkan dengan alkohol. Namun memang, jika tidak dibersihkan dengan alkohol, ada kemungkinan tali pusat itu akan mengeluarkan bau tak sedap. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda diskusikan dulu hal ini dengan dokter.

Langkah-langkahnya:

Mandikan bayi seperti biasa.
Gosok tali pusat dengan sabun secara perlahan
Angkat dan letakkan bayi Anda di meja ganti (baby tafel)
Keringkan tubuh bayi dengan handuk.
Angkat (bukan menarik) sedikit tali pusat, kemudian bersihkan sisa air pada pangkal tali pusat dengan kasa steril atau kapas.
Bersihkan dengan alkohol menggunakan kapas (optional). Kemudian kipas-kipas dengan tangan atau tiup supaya cepat kering.
Bila Anda tetap ingin menutupi tali pusat tersebut, gunakan kain kasa steril. Lilitkan kain kasa pada bagian atas tali pusat, jangan sampai ke bagian pangkalnya. Pastikan bagian pangkal tersebut dapat terkena udara dengan leluasa.
Setelah si kecil diberi minyak telon dan bedak, kenakan popok kain dan baju atasan.

Yang Harus Diingat dan Diperhatikan:


Tali pusat sebetulnya tidak perlu ditutup dengan apa pun. Namun jika Anda tetap ingin menutupnya, jangan terlalu rapat karena tali pusat akan menjadi lembab dan akan menimbulkan risiko infeksi. Pastikan juga bagian pangkal tali pusat dapat terkena udara dengan leluasa.

Jika Anda takut memandikan si kecil karena tidak mau membuat tali pusatnya basah, Anda bisa menyeka tubuh si kecil dengan air hangat.
Bila akan berpergian dan si kecil harus menggunakan popok sekali pakai, pilihlah yang khusus untuk newborn (bayi baru lahir) karena ada lekukannya di bagian depan.
Bila mengenakan popok dan baju atasan, jangan masukkan baju atasan ke dalam popok supaya tidak menghalangi masuknya udara ke daerah perut.
Jangan memegang-megang atau menarik tali pusat meski sudah hampir terlepas. Biarkan tali pusat lepas secara alami.

Bila terjadi tanda-tanda infeksi, seperti keluar cairan yang berbau, merah-merah di sekitar pangkal tali pusat, ada bercak darah atau bayi Anda demam, segera hubungi dokter. Begitu juga jika tali pusat si kecil belum lepas juga meski sudah lewat empat minggu.

Tidak perlu menempelkan uang logam di atas pusar bayi, jika pusarnya terlihat menonjol (bodong) setelah lepas. Nanti tonjolan itu lama-lama akan hilang sendiri.
Setelah lepas, jangan buang tali pusat. Simpanlah di tempat yang aman. Selain sebagai kenang-kenangan, juga untuk jaga-jaga karena darah di tali pusat dipercaya dapat menyembuhkan penyakit yang diderita si kecil.

Top Tip
Selalu cuci tangan Anda sebelum menyentuh tali pusat si kecil dan bersihkan tali pusat minimal dua kali sehari.

Copied from http://www.motherandbaby.co.id/

8 Gerak Refleks Bayi

Posted by kineta baby's smart solutions at 6:20 PM 0 comments Links to this post

Meski tampak tak berdaya, si kecil juga punya “jurus-jurus” untuk mempertahankan hidupnya.

Begitu lahir ke dunia, si kecil akan diberikan uji stimulus oleh dokter anak untuk mengetahui apakah refleksnya berjalan dengan baik. Bila refleks tidak muncul, dokter akan menganalisa kemungkinan adanya gangguan atau kelainan pada otak atau sarafnya. Begitupun selanjutnya, fenomena refleks ini harus tetap dipantau perkembangannya.

Beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil merupakan modal si kecil untuk bertahan hidup. Misalnya refleks mencari puting dan mengisapnya yang merupakan kemampuan pertama si kecil dalam memenuhi kebutuhan makanannya. Ketahuilah kapan gerak refleks ini sudah harus mulai melemah atau menghilang. Bila terjadi sesuatu yang tidak normal, maka Anda bisa menangkap sinyal adanya kelainan yang mungkin terjadi pada si kecil sedini mungkin.
Inilah beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil berikut masa hilangnya refleks tersebut:

1. Refleks Moro
Refleks ini timbul ketika si kecil terkejut, umumnya karena ia merasa akan jatuh atau karena ada suara yang sangat keras. Reaksi yang timbul setelah terkejut adalah melengkungkan punggungnya, menjatuhkan kepala lalu menarik kedua lengan dan kakinya ke arah dada. Terkadang tangannya menggapai benda-benda yang ada di dekatnya. Misalnya Anda sedang menggendongnya, kemudian tanpa sengaja kepalanya tidak dapat Anda tahan, maka tangan si kecil akan segera mencengkeram bahu atau rambut Anda. Refleks ini mulai menghilang antara usia 3-6 bulan.

2. Refleks Genggaman (Palmar Grasp)
Begitu Anda menyentuh telapak tangan si kecil, ia akan memberikan respon dengan menggenggam kembali jari Anda. Inilah yang disebut dengan refleks genggaman. Refleks ini dikenal juga dengan palmar grasp dan akan menghilang begitu si kecil melewati usia 6 bulan.

3. Refleks Babinski
Refleks Babinski terdapat di bagian kaki dan akan timbul jika Anda menggoyang-goyangkan telapak kaki si kecil. Respon yang diberikan adalah jari-jari kakinya akan membuka, kemudian secara perlahan kakinya akan menekuk ke arah dada. Refleks ini juga dikenal dengan plantar grasp, sedangkan nama Babinski diberikan sebagai penghormatan kepada dokter yang pertama kali menemukan refleks ini. Plantar grasp akan hilang saat si kecil merayakan ulang tahun pertamanya.

4. Refleks Mencari Puting
Refleks mengisap atau rooting refleks, sangat membantu Anda dalam proses menyusui. Refleks ini adalah naluri alamiah si kecil yang ditunjukkan dengan menoleh serta mencari “sumber makanannya” ketika Anda menyentuh pipi atau bagian ujung mulutnya. Terkadang ketika si kecil menyusu ASI, tangannya yang belum terkontrol bergerak naik ke arah wajah dan menyentuh pipinya sendiri. Gerakan ini membingungkan si kecil dalam mencari puting ibu dan bisa mengakibatkan ia frustasi sehingga menangis. Untuk menghindari kejadian ini, cobalah untuk menahan tangannya dengan lilitan selimut atau bedong. Tak perlu diikat terlalu kencang, hanya sekadar untuk menjaga agar tangan si kecil tidak bergerak kesana-kemari. Setelah si kecil berusia 4 bulan, refleks mengisapnya akan hilang, namun kepandaiannya dalam menyusu dari puting sang ibu juga meningkat.

5. Refleks Mengisap
Kemampuan mengisap si kecil juga merupakan sebuah refleks karena bayi yang baru lahir akan menghisap apapun yang dimasukkan ke dalam mulutnya. Bagi si kecil, refleks menghisap ini berfungsi untuk makan, yaitu dengan menyusu ASI ataupun minum susu dari botol.

6. Refleks Melangkah
Refleks ini timbul ketika Anda mencoba membuat si kecil berdiri di atas lantai maka kakinya akan dijejak-jejakkan seperti akan berjalan. Refleks ini tidak mengindikasikan si kecil sudah mulai belajar berjalan dan akan hilang pada usia 4 bulan. Proses belajar berjalan yang sesungguhnya baru muncul di usia 10-12 bulan.

7. Refleks Tonic Neck
Anda dapat menemukan refleks tersebut dalam kondisi berikut: ketika Anda baringkan si kecil dalam keadaan telentang dengan wajah berpaling ke salah satu arah, maka posisi lengan dan tubuhnya seakan bergerak ke arah yang berlawanan. Sementara di kaki dan tangannya menekuk menciptakan kesan seperti pemain anggar yang sedang mengambil posisi siap (fencing). Gerakan refleks ini dikenal juga dengan fencing reflex, berdasarkan gambaran posisi yang diciptakan oleh gerakan refleks tersebut.

8. Berenang
Ya, si kecil sudah memiliki naluri untuk bertahan hidup dalam air. Refleks ini timbul ketika Anda membawanya ke dalam air dimana secara alami ia akan menggerakkan tangan dan kakinya. Gerakan ini disebut juga gerakan paddle dog, karena mirip dengan gerakan anjing ketika berenang. Refleks ini akan hilang ketika si kecil berusia 6-7 bulan.

Copied from http://www.motherandbaby.co.id/

Buah kesukaan Salma

Posted by kineta baby's smart solutions at 6:08 PM 0 comments Links to this post


Salma paling doyan deh kalau maem buah alpukat.selama ini sih cuman dicampur sama susu formula sedikit aja..tapi kadang suka ditambah sama air jeruk baby.
Barusan saya nemu resep nih yang bahan dasarnya alpukat. Salma biar tau kalau udah besar yaaaa..kalau favoritnya buah alpukat ini...

Avocado Melon Puree
(untuk bayi diatas 6 bulan)

Bahan :
100 g daging buah alpukat
100 g buah melon hijau
1 sdm air jeruk manis
1 sdt susu formula bubuk

Cara membuat :

Proses alpukat bersama melon dan air jeruk sampai halus. Angkat, tuang ke dalam angkuk saji. Tambahkan susu, aduk rata. Sajikan segera.
Untuk 1 porsi

TIP
Gunakan daging alpukat yang berwarna kuning. Yang hijau biasanya terasa pahit.
Selain melon hijau, melon kuning juga bisa digunakan, rasanya pun lebih manis.

Selamat mencoba .. !!

FAQ Seputar Penyimpanan ASI

Posted by kineta baby's smart solutions at 4:43 PM 0 comments Links to this post
BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU RUANG?

Jika ruangan tidak ber-AC, disarankan tidak lebih dari 4 jam
Jika ruangan ber-AC, bisa sampai 6 jam
-catatan: suhu di atas harus stabil, misalnya ruangan ber-AC, tidak mati
sama sekali selama botol ASI ada di dalamnya.


BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU LEMARI ES?

Jika Ibu mengetahui bahwa dalam 4 jam ke depan ASI hasil pompa/peras tidak
akan diberikan pada bayi, maka segeralah simpan di lemari es. ASI ini bias
bertahan sampai 8 (delapan) hari dalam suhu lemari es, jika ditempatkan
dalam compartment yang terpisah dari bahan makanan lain yg ada di lemari
es tsb.

Jika lemari es Ibu kebetulan tidak memiliki compartment terpisah untuk
menyimpan botol ASI hasil pompa/perasan, maka sebaiknya ASI tersebut
jangan disimpan lebih dari 3 x 24 jam.
Ibu juga dapat "membuat" compartment terpisah dengan cara menempatkan
botol ASI dalam container plastik yang tentunya dibersihkan terlebih
dahulu dengan baik.


BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU FREEZER?

ASI hasil pompa/perasan dapat disimpan dalam freezer biasa sampai 3
(bulan) lamanya. Namun Ibu jangan menyimpan ASI ini di bagian pintu
freezer, karena bagian ini yang mengalami perubahan dan variasi suhu udara
terbesar.

Jika Ibu kebetulan memiliki freezer penyimpan daging yang terpisah
(biasanya disebut deep freezer) yang umumnya memiliki suhu lebih rendah
dari freezer biasa, maka ASI hasil pompa/perasan bahkan dapat disimpan
sampai dengan 6 (enam) bulan di dalamnya.



BAGAIMANA CARA MENYIMPAN ASI HASIL POMPA/PERASAN YANG BAIK?

- Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu
- Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas/beling,namun jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikanlah bahwa plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas)
- Jangan pakai botol susu yang berwarna / bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas
- Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI, dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa/peras
- Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat (jangan ditutup dengan dot,karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara)
- Jika dalam satu hari Ibu memompa/memeras ASI beberapa kali, bisa saja Ibu menggabungkan hasil pompa/perasan tsb dalam botol yang sama, dengan catatan bahwa suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15 derajat Celcius).
Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam


BAGAIMANA CARA PEMBERIAN ASI YANG SUDAH DIDINGINKAN KEPADA BAYI?

- Panaskan ASI dengan cara:
(a) membiarkan botol dialiri air panas (bukan mendidih) yang keluar dari keran
ATAU
(b) merendam botol di dalam baskom / mangkuk yang berisi air panas (bukan mendidih)

- Jangan sekali-sekali memanaskan botol dengan cara mendidihkannya dalam
panci, menggunakan microwave atau alat pemanas lainnya (kecuali yang
memang di-design untuk memanaskan botol berisi simpanan ASI)

- Ibu tentunya mengetahui berapa banyak bayi Ibu biasanya sekali meminum
ASI. Sesuaikanlah jumlah susu yang dipanaskan dengan kebiasaan tsb.
Misalnya dalam satu botol Ibu menyimpan sebanyak 180 cc ASI tetapi bayi
Ibu biasanya hanya meminum 80, jangan langsung dipanaskan semua. INGAT
bahwa susu yang sudah dipanaskan tidak bisa disimpan lagi!


BAGAIMANA SAYA MENGETAHUI APAKAH ASI YANG DISIMPAN SUDAH BASI?

Sebenarnya jika Ibu mengikuti pedoman pemompaan/pemerasan ASI dan
penyimpanan yang baik, ASI tidak akan mungkin basi. Kadang memang setelah
disimpan / didinginkan akan terjadi perubahan warna dan rasa, tapi itu
tidak menandakan bahwa ASI sudah basi. Asalkan Ibu berada dalam keadaan
bersih ketika memompa/memeras, menyimpan ASI dalam botol yang steril &
tertutup rapat, dalam jangka waktu yang dijabarkan seperti di atas dan
saat memanaskan juga mengikuti petunjuk, mudah-mudahan ASI Ibu terjaga
dalam kondisi yang baik.

Dibandingkan susu formula, ASI lebih tahan lama. Pada saat berinteraksi
dengan udara luar, biasanya yang terjadi bukan pembusukan ASI tetapi lebih
merupakan berkurangnya khasiat ASI, terutama zat yang membantu pembentukan
daya imun bayi.

SELAMAT ! Bayi Ibu sungguh beruntung memiliki Ibu yang menyadari betul
arti dan manfaat pemberian ASI dalam awal kehidupannya. Semoga ia tumbuh
sehat dan selalu berada dalam lindungan Tuhan. Amiin.

Copied from http://health.group.yahoo.com/

BREASTMILK STORAGE GUIDELINES

Posted by kineta baby's smart solutions at 4:41 PM 0 comments Links to this post
A. Freshly expressed breastmilk.
Room Temperature : 4-10 hours
Refrigerator : 5 to 7 days
Home Freezer : 6 months
-20°C Freezer : 12 months

Copied from http://health.group.yahoo.com/

Tip Menyiapkan Makanan Bayi Untuk Ibu Bekerja

Posted by kineta baby's smart solutions at 10:02 AM 0 comments Links to this post
1. Buat jadwal menu

2. Pastikan semua bahan tersedia. Bila tidak, jangan menjadi halangan, segera putuskan untuk memanfaatkan bahan makanan lain untuk menggantikan bahan yang tak ada.

3. Sayuran bisa dipotong malam hari lalu simpan di kulkas

4. Kuah sayur pun bisa dibuat malam hari, simpan di kulkas. Bila nanti dibutuhkan, minta pengasuh untuk merebus kuah sampai mendidih baru masukkan sayurannya, dan masak hingga matang

5. Bila semua masakandibuat pada pagi hari, siapkan makanan sesuai jadwal di tempat bertutup. Beri tanda sesuai waktu pemberian. Misalnya: makan pagi terdiri dari 2 kotak: oatmeal + saus apel, ketika akan dimakan baru disiramkan,makansiang terdiri dari 3kotak: bubur nasi+sayur+ lauk.

6. Anda bisa membuat makanan beku bila terpaksa. Setelah masak, makanandibekukan dalam kotak kecil2 di dalam freezer. Bila hendak dimaka nbisa dihangatkan dengan merendam wadahnya di air hangat.

Sementara ini dulu ya… ada yang mau menambahkan?

Copied from http://smartnwise.wordpress.com/
Related Posts with Thumbnails

Info Selingan

 

kineta rental perlengkapan bayi Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Editng by Jasa SEO